California, Properti Indonesia – CEO Tesla, Elon Musk dikabarkan menurunkan harga jual rumah miliknya di California menjadi USD32 juta atau sekitar Rp450 miliar. Sebelumnya rumah tersebut dijual seharga USD35 juta atau Rp493 miliar.
Penurunan harga tersebut dikarenakan hingga sekarang belum terjual. Rumah ini belum terjual sehingga Elon pernah menariknya kembali pada November 2020, kemudian dijual kembali seharga USD37,5 juta atau Rp528 miliar pada Juni 2021.
Rumah tersebut dijual setelah dirinya berencana memindahkan kantor pusat Tesla dari Palo Alto, California ke Austin, Texas pada Desember lalu. Hal tersebut untuk menunjukkan komitmen pada Tesla, meskipun masih memiliki SpaceX dan The Boring Company di Hawthorne, California.
The Hillsborough di California, rumah yang saat ini berada di lahan seluas 47 hektar dengan memiliki tujuh kamar tidur dan sepuluh kamar mandi. Awalnya dibangun pada tahun 1916, termasuk perpustakaan dan ruang musik, bersamaan dapur yang telah dipugar dan kolam renang pribadi.
Di rumah tersebut juga terdapat ballroom dengan langit-langit hampir 20 kaki yang menampilkan cetakan mahkota dengan detail daun emas. Kemudian di luar rumah terdapat jalur hiking, garasi untuk tiga mobil, dan carport delapan mobil.
Dulunya rumah itu dibangun oleh Count Christian de Guigné, seorang bangsawan asal Perancis yang datang ke California. Kemudian memulai dua perusahaan yaitu Stauffer Chemical Company dan Leslie Salt. Pada tahun 2017 Elon Musk membeli rumah ini seharga USD23,4 juta.
Sekarang, Musk menggunakan jasa broker untuk membantu menjual rumah tersebut, namun meminta agar pembeli untuk menghubunginya secara langsung.
Pada tahun 2020, Musk juga memutuskan untuk menjual seluruh rumahnya, yang disampaikan langsung melalui Twitter pribadinya dan memutuskan untuk tinggal di rumah sewa di Texas. Yakni rumah sewa Boba Chica yang dia sewa dari SpaceX.