Proyek Kawasan Pariwisata Hidden City Ubud akan Rampung 2025

Proyek Kawasan Pariwisata Hidden City Ubud akan Rampung 2025
Rencna pengembangan kawasan Hidden City Ubud, Bali (hiddenubud.com)

Jakarta, Properti Indonesia - Hidden City Ubud merupakan proyek properti di kawasan wisata tepatnya di Desa Petulu, Ubud, Kabupaten Gianyar Bali. Proyek kawasan pariwisata ini memiliki nilai investasi yang cukup besar yaitu USD40 juta, yang akan mencakup area residensial investasi, komersial, ruang kerja modern, hingga fasilitas-fasilitas yang terintegrasi yang dirancang dengan tujuan menyediakan hunian investasi. 

Fasiltas terintegrasi tersebut mulai dari perkantoran, food court, gedung konser, jungle club, pertokoan, restoran, dan gym. Juga terdapat area pengembangan vila mewah, apartemen dan rumah kota, serta area komersial. Area komersial ini dibangun seluas 4.000 m2 yang akan terdiri dari tempat makan eksklusif, toko-toko atau butik, dan platform bisnis serbaguna. Sementara ruang kerja proyek mencakup 2.500 m2 ruang kerja, termasuk area co-working modern dan ruang kantor. 

Hidden City Ubud dikembangkan oleh Grup MBM, pengembang real estat berbasis di Rusia. Grup MBM merupakan perusahaan real estat industri yang memiliki spesialisasi desain dan konstruksi bangunan. 

Nyoman Suwesni selaku Sales Executive Hidden City Ubud mengatakan bahwa proyek ini direncanakan rampung dalam tiga tahun ke depan. Hidden City Ubud bisa menjadi magnet baru bagi investor dan wisatawan mancanegara yang ingin tinggal dalam jangka panjang di Bali. 

"Dengan regulasi kepemilikan asing yang relatif mudah dibandingkan dengan negara lain, Bali dapat diakses oleh investor internasional, menjadikannya tujuan investasi properti yang menarik dan cocok untuk wisatawan yang ingin tinggal dalam jangka panjang," jelas Suwesni dalam keterangannya, dikutip Kamis (12/10). 

Proyek ini berada di lokasi yang dikelilingi lingkungan vegetasi, jalan bebatuan, taman-taman hijau serta kolam-kolam bersih. Sehingga Hidden City Ubud dibangun dengan konsep sadar lingkungan atau berkelanjutan dengan mempertimbangkan pemilihan bahan yang selektif, serta menggabungkan kesenian Bali dengan konsep kontemporer. 

Desain properti ini mencakup elemen kayu, batu alam, kecanggihan, kebersihan dan minimalisme. Semua diselipkan dengan sentuhan gaya modern menyajikan perpaduan harmonis antara estetika dan fungsionalitas. 

"Lokasi Hidden City Ubud terhubung secara erat dengan hadirnya alam yang menyelimutinya, dengan kekayaan arkeologis, daya tarik alam yang memukau seperti sawah terasering yang tak ada duanya, air terjun yang mempesona, serta berbagai pura yang mendalam dalam makna dan sejarahnya," imbuh Suwesni. 

Dilansir dari laman Hidden City Ubud, pada tahap pertama akan dibangun vila dan townhouse dengan total luas bangunan 6.630 m2. Masing-masing terdiri dari 6 Vila "Losta", dan 6 Vila "Mira", serta 18 Townhouse "Stone". Pembangunan tahap pertama ini akan selesai pada kuartal III 2024. 

Kemudian pada tahap kedua dibangun 10 Vila "Mira dan 18 Townhouse "Stone" dengan total luas 5.363 m2 dan diperkirakan selsai pada kuartal II 2025. Tahap terakhir, akan dibangun area komersial seluas 4.000 m2 dan 42 apartemen seluas 1848 m2  dan diperkirakan selesai kuartal IV 2025. 

Tags
#Berita Properti #properti #pariwisata #bali