Penjualan Amesta Living Ludes dalam 24 Jam, Rumah dengan Luasan 60 M2 dan 72 M2 Paling Laku

Penjualan Amesta Living Ludes dalam 24 Jam, Rumah dengan Luasan 60 M2 dan 72 M2 Paling Laku
Direktur Pemasaran Intiland untuk Surabaya Harto Laksono dan Direktur Utama PT Graha Abdael Sukses Hans Wibisono meninjau progres pembangunan kawasan terpadu Amesta Living, Selasa (4/1) (dok DILD)

Surabaya, Properti Indonesia – Pandemi tidak menyurutkan langkah para developer untuk mengembangkan proyek-proyek baru, salah satunya PT Intiland Development, Tbk melalui proyek Amesta Living Surabaya. Meski di masa pandemi, pengembangan kawasan terpadu ini justru mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Hal ini terlihat dari terserapnya sebanyak 259 unit rumah yang dipasarkan pada penjualan perdana Amesta Living dalam tempo satu hari dan membukukan marketing sales senilai Rp318 miliar. Amesta Living bahkan harus membuka tambahan satu blok baru. 

Direktur Pemasaran Intiland untuk Surabaya Harto Laksono mengatakan, sedari awal sudah memperkirakan penjualan perdana Amesta Living akan menuai sukses karena keunggulan konsep yang ditawarkan. “Kami memberikan apresiasi atas kepercayaan para konsumen kepada Amesta Living. Karena jumlah permintaan sangat tinggi dan stok unit sudah habis, Kami akhirnya membuka satu blok lagi untuk memenuhi keinginan konsumen untuk tinggal dan berinvestasi di Amesta Living,” ujar Harto Lakson dalam keterangannya, Rabu (5/1) .

Amesta Living merupakan pengembangan kawasan mixed-use terpadu seluas 60 hektare yang lokasinya selangkah dari Nol Outer East Ring Road (OERR) atau Jalan Lingkar Luar Timur Surabaya, Jawa Timur. Kawasan ini menyediakan beragam kebutuhan properti masyarakat, mulai dari hunian, SOHO, ritel, komersial, hingga lifestyle mall. Amesta Living dikembangkan oleh PT Graha Abdael Sukses (GAS), perusahaan hasil kolaborasi antara PT Intiland Development Tbk (Intiland;DILD) dengan PT Abdael Nusa.

“Melihat animo serta minat masyarakat terhadap Amesta Living ini menjadi pondasi baru bagi Perseroan untuk memperkuat pangsa pasar pengembangan kawasan terpadu di Surabaya Timur. Kami optimistik Amesta Living akan sukses dan menjadi solusi kebutuhan masyarakat terhadap kawasan hunian yang ideal,” ungkapnya.

Sementara itu, Hans Wibisono Direktur Utama GAS menjelaskan,hasil penjualan yang ada saat ini merupakan pencapaian luar biasa di tengah tengah situasi masa pandemi Covid-19 yang masih terjadi. Kembalinya minat beli konsumen menjadi momentum berharga sekaligus melahirkan optimisme bagi para pelaku industri properti.

“Selain rekam jejak pengembangnya, konsep kawasan dan lokasi strategis, faktor keterjangkauan harga juga menjadi salah satu kunci suksesnya penjualan Amesta Living. Dipasarkan mulai dari harga Rp800 jutaan memberikan kesempatan cukup luas bagi masyarakat untuk tinggal di kawasan terpadu ini. Pada konsumen bukan hanya memperoleh sebuah rumah yang nyaman, tetapi juga mendapatkan lingkungan yang asri dan beragam fasilitas di dalamnya,” tutue Hans Wibisono.

Dari hasil penjualan perdana tersebut, rumah tipe Terra ternyata menjadi pilihan favorit masyarakat dan terjual sebanyak 135 unit. Berikutnya disusul tipe Sora yang terjual sebanyak 111 unit dan tipe Nora sebanyak 13 unit.

Tipe Terra merupakan unit rumah dengan ukuran terbesar karena menyediakan dua kamar tidur, dua kamar mandi, dan carport. Tipe rumah ini menyediakan unit Standard dengan luas lahan 60 m2 atau 72 m2 dengan luas bangunan 71 m2, serta unit Deluxe yang memiliki lahan seluas 90 m2 dengan luas bangunan 75 m2. Tipe ini menyediakan tiga kamar tidur, dua kamar mandi dan carport.

Tipe Nora memiliki luas lahan 40 m2 dengan luas bangunan 53 m2. Tipe ini menyediakan dua kamar tidur, ruang keluarga, kamar mandi, dan carport. Pilihan berikutnya yakni tipe Sora yang hadir dengan dua pilihan, yakni unit Standard dengan luas lahan 50 m2 dan luas bangunan 57 m2 atau unit Deluxe yang memiliki luas lahan 60 m2 dengan luas bangunan 63 m2.

Seiring dengan kesuksesan penjualan ini, menurut Hans Wibisono, Perseroan merencanakan untuk segera memulai pembangunan konstruksi unit-unit rumah. Pembangunan tahap pertama meliputi sebanyak 300 unit rumah berbagai tipe. Pembangunan unit-unit rumah ini diproyeksikan akan dilaksanakan pada triwulan kedua tahun 2022 dan proses serah terima mulai triwulan ketiga tahun 2023.

Pengembangan Amesta Living rencananya dibagi dalam beberapa tahapan. Pada tahap awal ini dipasarkan untuk fasilitas perumahan dan tahapan berikutnya akan dikembangkan sarana penunjang bagi penghuni berupa fasilitas komersial, bisnis, ritel, apartemen dan lainnya.

Amesta Living hadir guna memenuhi kebutuhan segmen konsumen dari keluarga muda, kelompok milenial, maupun pembeli properti pertama. Fasilitas kawasan yang lengkap serta desain rumah Japandi (Japan dan Skandinavia).

Selain itu kelebihan dari Amesta Living ini adalah adanya property management yang bertanggung jawab pada pengelolaan lingkungan. Perseroan bekerjasama dengan Provest selaku property management profesional untuk memastikan kawasan Amesta Living terjaga dari segi kebersihan, keamanan maupun memberikan pelayanan beragam kebutuhan warga penghuninya.

Tags
#Developer #Berita Properti #Bisnis Properti #Surabaya #intiland development #Amesta Living