Pencarian Rumah Secara Online Terus Meningkat

Pencarian Rumah Secara Online Terus Meningkat
Ilustrasi rumah (Dok. Kementerian PUPR)

Jakarta, Properti Indonesia -  Pasar properti saat ini menunjukkan adanya kenaikan, terutama pada pencarian properti secara online. Rumah tapak menjadi properti yang paling sering dicari, hal ini diungkapkan oleh Lamudi.co.id dalam tren pencarian properti online periode Agustus 2021-Mei 2022. 

 Rumah tapak tetap menjadi kebutuhan primer meskipun harga rumah semakin tinggi. Ini disebabkan oleh aspek psikologis masyarakat Indonesia yang masih menganggap bahwa sebuah rumah harus berdiri di atas tanah dan memiliki halaman.

Selain itu, rumah yang dicari merupakan rumah dengan harga terjangkau. Yakni dengan kisaran harga di bawah Rp200 juta. Kemudian harga rumah mulai dari Rp200 juta hingga Rp600 juta menjadi preferensi kedua para pencari properti, dan urutan ketiga yakni rumah di atas Rp600 juta hingga Rp1,6 miliar.

Berdasarkan wilayah, pencarian properti di luar Jakarta terus mengalami kenaikan. Seperti di Bodetabek. Harga properti di Bekasi rata-rata Rp9,4 juta per meter persegi, Tangerang rata-rata Rp13,8 juta per meter persegi, Bogor sekitar Rp6,6 juta per meter persegi, dan Depok sekitar Rp9,3 juta per meter persegi.

Populernya pencarian properti di luar Jakarta disebabkan oleh tingginya rata-rata harga tanah di Jakarta, adanya minat dari kalangan pencari properti baru yang memilih lokasi tidak sepadat di Jakarta, dan adanya keinginan tinggal di sebuah wilayah yang memiliki kualitas hidup yang baik.  

Selain di Jabodetabek, luar kota juga menjadi lokasi preferensi pencarian properti. Seperti di Bandung yang mengalami kenaikan konsisten dengan harga properti di kisaran Rp10,3 juta per meter persegi dan di Surabaya dengan harga rata-rata Rp16, juta per meter persegi.

Tags