Pefindo Tetapkan Peringkat idA+ pada Summarecon Agung dengan Outlook Stabil

Pefindo Tetapkan Peringkat idA+ pada Summarecon Agung dengan Outlook Stabil
Summarecon Bekasi (Dok. PT Summarecon Agung Tbk)

Jakarta, Properti Indonesia - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) akan menaikkan peringkat PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dari level idA+ (Single A Plus), apabila emiten properti ini bisa mencatatkan pertumbuhan marketing sales. Saat ini rating SMRA ditetapkan pada level idA+ dengan rating outlook 'stabil'.  

"Pemeringkat ini mencerminkan posisi pasar SMRA yang kuat di industri properti, kualitas aset yang baik dan pendapatan berulang yang cukup. Namun, perigkat dibatasi oleh risiko pengembangan proyek baru di area baru, dan paparan terhadap perubahan kondis makroekonomi," tulis keterangan Pefindo dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (14/4).

Pertumbuhan marketing sales tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan pendapatan dari segmen pendapatan berulang yang akan menghasilkan pendapatan maupun EBITDA lebih tinggi dan didukung oleh profil keuangan yang lebih baik. Peringkat juga bisa diturunkan jika perusahaan membukukan marketing sales yang lebih rendah dari target serta progres penyelesaian pembangunan properti yang lebih lama dari perkiraan. 

"Peringkat juga dapat berada di bawah tekanan jika SMRA mencatatkan utang yang lebih besar dari proyeksi, yang mengakibatkan struktur permodalan yang lebih agresif," lanjut Pefindo.

Sebagai informasi, pada tahun buku 2022 SMRA membukukan laba bersih mencapai Rp625,38 miliar atau naik 93,19 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp323,71 miliar. Kemudian jumlah pendapatan tercatat Rp5,72 triliun atua meningkat 2,69 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,57 triliun.

Total aset SMRA tercatat sebesar Rp28,43 triliun atau naik 9,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp26,05 triliun. Untuk marketing sales SMRA mencatat sebesar Rp4,9 triliun, jumlah ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai Rp5,2 triliun. Sementara untuk tahun 2023 ini, SMRA menargetkan marketing sales mencapai Rp5 triliun. 

Tags
#Berita Properti #properti #pefindo #Summarecon Agung