Menyusul Waskita Karya, PTPP Lepas 19 Aset Properti Milik Anak Usaha

Menyusul Waskita Karya, PTPP Lepas 19 Aset Properti Milik Anak Usaha
Ilustrasi Grand Kamala Lagoon (Dok. PT PP Properti Tbk)

Jakarta, Properti Indonesia – Emiten BUMN PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berencana melepas 19 aset properti yang dimiliki oleh anak usahanya yaitu PT PP Properti Tbk (PPRO) dan PT PP Urban dalam jumlah besar (bulk). Aset properti tersebut berlokasi di kota-kota besar yang terdiri dari high rise building seperti student apartment, premium apartment hingga low-medium apartment dan lahan kosong seluas 46,1 hektar. 

Pelepasan aset tersebut dilakukan untuk mencapai target pertumbuhan kinerja PTPP di tahun 2022, yakni laba bersih tumbuh sekitar 18 persen dan kontrak baru tumbuh sekitar 47 persen.

Beberapa strategi yang dilakukan PTPP di antaranya peningkatan kapabilitas penetrasi pasar, khususnya pada sektor champion, memperbesar dan berfokus pada portofolio milik Pemerintah, BUMN, dan Kerjasama BUMN, peningkatan pengelolaan investasi, peningkatan balance sheet perusahaan dimana salah satunya dilakukan dengan berfokus pada program smart asset recycling termasuk pada asset recycling sektor properti.

“Salah satu proyek milik PPRO yang mengikuti program tersebut adalah Grand Kamala Lagoon yang berlokasi di pusat kota Bekasi dan memiliki lifestyle mall di dalam kawasan. Dengan memiliki hunian tersebut, maka para konsumen dapat merasakan manfaatnya secara langsung dimana unit ready stock tersebut dapat langsung ditempati atau disewakan kembali sehingga memiliki nilai jual,” tulis manajemen PTPP dilansir dari pengumuman Bursa Efek Indonesia, Kamis (20/1).

Selain itu, PTPP juga mengoptimalkan program investasi di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Di tahun ini dan tahun mendatang, PTPP masih memiliki kesempatan untuk menggarap sejumlah proyek konstruksi lainnya di KIT Batang seperti pematangan lahan seluas 2.650 hektar, pembangunan pengelola dan sarana ibadah, pembangunan pabrik siap pakai, dryport, seaport, jetty, dan pembangunan infrastruktur serta utilitas lainnya.

“Aset-aset properti tersebut ditawarkan sebagian secara berkelompok dan sebagian berdiri sendri. Para investor yang berminat mengikuti program ini diharapkan dapat melengkapi proses administrasi dan proses registrasi. Keterangan lengkap terkait proses tersebut akan diumumkan pada saat acara peluncuran produk mendatang,” jelas Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPP, Agus Purbianto.

Tags
#PP Properti #Berita Properti #Bisnis Properti #properti