Mengenal Rumah ‘Akiya’ Seharga Rp6,5 Jutaan

Mengenal Rumah ‘Akiya’ Seharga Rp6,5 Jutaan
Rumah kosong atau 'akiya' di Jepang dijual murah (SME Japan)

Jakarta, Properti Indonesia – Rumah ‘Akiya’ atau dikenal dengan rumah kosong atau rumah berhantu di Jepang, belakangan ini ramai dibicarakan di sosial media. Rumah Akiya sering dijumpai di kota-kota besar hingga pedesaan di Jepang. Biasanya rumah kosong ini dibiarkan setelah pemilik sebelumnya meninggal atau pindah ke tempat lain. 

Bahkan belum lama ini beredar kabar  jika rumah-rumah kosong tersebut dijual murah hingga diberikan secara gratis oleh pemerintah Jepang. Dilansir dari UNILAD, Kamis (3/6), dalam sebuah survei perumahan dan lahan yang dilakukan pada tahun 2018 lalu terdapat lebih dari 8,49 juta rumah kosong di berbagai provinsi atau 13% dari total perumahan di Jepang.

Dalam laporan ini juga disebutkan, jumlah Rumah Akiya melonjak hinga 3,2% dalam kurun waktu lima tahun. Rumah-rumah kosong tersebut paling banyak tersebar di Prefektur Wakayama, Tokushima, Kagoshima, dan Kochi dengan tingkat kekosongannya lebih dari 18%.

Keberadaan Akiya yang semakin meningkat tersebut akhirnya membuat Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, memberikan perhatian khusus dengan membuat situs pencarian rumah kosong dan menarik calon pembeli rumah dengan memberi insentif berupa subsidi renovasi sampai dengan rumah gratis melalui Bank Akiya. Upaya tersebut nantinya diharapkan dapat merevitalisasi pedesaan di seluruh wilayah Jepang.

Program ini sendiri tidak hanya dapat membantu pemilik lama yang berjuang untuk memanfaatkan properti dan pembayaran pajak, namun juga mengurangi jumlah bangunan terlantar atau berisiko runtuh di masa depan.

Berdasarkan data di Bank Akiya, kota-kota terbanyak yang memiliki rumah kosong yaitu Tochigi dan Nagano. Beberapa diantaranya tersedia dengan harga 50 ribu yen atau sekitar Rp6,5 juta. Adapun beberapa rumah yang diberikan secara gratis seperti di Kota Okutama, di bagian barat Tokyo.

 

Tags
#hunian #rumah #Berita Properti #properti #jual rumah