Jakarta, Properti Indonesia – Emiten properti PT Lippo Karawaci, Tbk menunjuk Marlo Budiman sebagai Presiden Direktur Perseroan menggantikan Ketut Budi Wijaya.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen LPKR kepada otoritas bursa, Senin (24/6), pengangkatan Marlo Budiman resmi berlaku sejak tanggal 24 Juni 2024 sampai dengan akhir periode jabatan pada 2028 mendatang. Adapun, Ketut Budi Wijaya untuk selanjutnya akan menempati jabatan Komisaris Perseroan.
Marlo Budiman lahir di Jakarta dan berusia 49 tahun. Ia memperoleh gelar Bachelor of Science in Business Administration dalam bidang Finance and Real Estate & Urban Analysis dari The Ohio State University, Columbus, USA. Pada 2018 Marlon diangkat sebagai CEO dan Presiden Direktur PT Link Net Tbk (LINK) sampai dengan tahun 2022.
Marlo pernah menjabat sebagai Direktur di PT Bumiputera Investasi Indonesia Tbk periode 2017-2018, Managing Partner PT Y&K Capital pada 2016-2017, hingga CFO di PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia pada 2008-2016.
Sebelumnya, berdasarkan hasil keputusan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar Senin, (24/6) lalu, para pemegang saham PT Lippo Karawaci, Tbk telah menerima pengunduran diri Ketut Budi Wijaya dari jabatannya selaku Presiden Direktur, Dicky Setiadi Moechtar dari jabatannya selaku Wakil Presiden Direktur, John Riady dari jabatannya sebagai Direktur, Phua Meng Kuan sebagai Direktur, serta John A. Prasetio dari jabatannya selaku Presiden Komisaris/Komisaris Independen. Keputusan rapat tersebut juga menyetujui pengangkatan Prof. DR. IR. Ginandjar Kartasasmita sebagai Presiden Komisaris/Komisaris Independen Perseroan.
Selain itu, rapat juga menyetujui bahwa sisa laba bersih Perseroan setelah dikurangi dana cadangan akan dibukukan sebagai laba ditahan atau retained earnings Perseroan serta menyetujui tidak adanya pembagian dividen untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.