Investasi Properti Mencapai Rp328 Triliun di Kuartal I 2023

Investasi Properti Mencapai Rp328 Triliun di Kuartal I 2023
Ilustrasi perumahan (Dok. Kementerian PUPR)

Jakarta, Properti Indonesia - Realisasi investasi di Indonesia pada kuartal I 2023 mencapai Rp328,9 triliun atau mengalami kenaikan 16,5 persen dari kuartal I tahun 2022. Dari realisasi investasi ini, sektor properti juga mengalami peningkatan dari segi nilai. 

Berdasarkan data Kementerian Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Senin (1/5), jumlah investasi sektor properti di kuartal ini sebesar Rp27,9 triliun atau meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp17,5 triliun. Di dalam sektor ini termasuk perumahan, kawasan industri dan perkantoran.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Sebanyak Rp19,5 triliun atau 12,8 persen merupakan dari PMDN dan sisanya berasal dari PMA. 

Realisasi investasi properti ini termasuk dalam urutan ke empat dari lima besar sektor investasi. Pada urutan pertama yaitu sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya sebesar Rp46,7 triliun. Sementara di urutan kelima yaitu industri kimia dan farmasi sebesar Rp22,6 triliun. Secara keseluruhan, realisasi investasi periode ini telah mencapai 23,5 persen dari target tahun ini sebesar Rp1.400 triliun.

Selain sektor properti, realisasi investasi pada sektor hotel dan restoran di Indonesia juga memberikan kontribusi sebesar Rp7,95 triliun sepanjang kuartal I 2023. Jumlah tersebut berdasarkan akumulasi dari PMDN dan PMA. Di PMA, realisasi investasi hotel dan restoran mencapai Rp2,77 triliun dan termasuk dalam peringkat ke 15. Sementara di PMDN sebanyak Rp5,18 triliun atau berada di peringkat ke 11. 

Tags
#Hotel #Perkantoran #Berita Properti #Investasi Properti #properti #perumahan #kawasan industri #restoran