Jakarta, Properti Indonesia – Lembaga riset properti Savills Indonesia dalam laporan terbarunya mencatat lima proyek infrastruktur baru sekaligus terbesar di kawasan Asia Pasifik. Tak hanya terbesar, prospek lima proyek ini juga akan menawarkan berbagai peluang baru bagi para pebisnis properti karena keunggulannya, diantaranya terintegrasi dengan simpul yang dekat dengan transportasi hingga menciptakan kota baru.
Shenzong Link, China
Wilayah Greater Bay Area, China Selatan, telah menjadi fokus untuk pekerjaan infrastruktur utama selama bertahun-tahun, dengan tujuan untuk meningkatkan konektivitas di salah satu wilayah paling produktif di Tiongkok. Sehingga Pemerintah membangun jembatan sepanjang 24 km bernama Shenzhong Link. Jembatan ini menghubungkan Distrik Baru Cuiheng di Zhongshan dengan Distrik Baoan di Shenzhen.
Manajer Penelitian Savills di China, Lukas Zhang mengatakan, Distrik Cuiheng dan Baoang merupakan pusat penting untuk manufaktur berteknologi tinggi. Dengan adanya proye jembatan ini, hubungan Cuiheng dan Baoan akan mendorong lebih banyak pengembangan.
“Jembatan tersebut akan memperkuat kolaborasi Zhongshan dengan sumber daya inovasi ilmiah dan teknologi utama Shenzen. Belum lagi keuntungan untuk pasar perumahan,” ujar Lukas, dalam keterangan tertulis, Senin (27/9).
Sydney Metro, Australia
Kemudian, proyek api perkotaan terbesar dalam sejarah Australia ini akan menjadi transportasi umum yang sangat dibutuhkan bagi ibu kota keuangan negara tersebut. Pada tahun 2019, jalur pertama Metro Sydney telah dibuka untuk masyarakat yakni Metro North West yang mencakup 13 stasiun.
Hingga saat ini, jalur sedang diperpanjang sampai ke Sydney Central Businss District (CBD) untuk dibuka pada tahun 2024 mendatang. Kereta api dirancang untuk mengurangi lalu lintas ke CBD dan menciptakan area baru, serta untuk mengatasi pertumbuhan populasi di Sydney yang diperkirakan meningkat 3 juta orang-8 juta orang pada tahun 2050.
Mumbai metro, India
Jalur metro Mumbai pertama yang menghubungkan Versova di barat laut kota dan Ghatkopar di timur telah dibuka sejak tahun 2014. Jalur ini meningkatkan nilai jual properti di daerah yang dilintasi proyek kereta api tersebut dan telah mengurangi kemacetan.
Saat ini sudah ada 10 jalur metro yang sedang dibangun dengan total panjang rel 180 km. Khusus jalur 2A, yang menghubungkan Dahisar di utara dengan D.N. Nagar di barat laut akan dibuka pada tahun ini.
Direktur Pelaksana, Penelitian & Konsultasi Savills India, Arvind Nandan, mengatakan bahwa sebetulnya sudah banyak proyek infrastruktur yang sedang dibangun di India. Tetapi, pengaruh Mumbai metro mengarah pada transformasi radikal yang berdampak signifikan bagi proyek properti di sekitarnya. Menurutnya, jalur metro baru harus menguntungkan orang-orang dengan mengurangi waktu perjalanan serta menaikkan nilai jual properti di wilayah itu.
Sistem Saluran Pembuangan Terowongan Dalam, Singapura
Singapura juga tengah membangun sistem jaringan saluran pembuangan air. Sistem ini akan mengumpulkan air bekas pemakaian masyarakat dan diolah kembali menjadi bersih yang dipercaya dapat menguntungkan sektor properti.
Proyek ini akan selesai tahun 2022 mendatang dan akan menggunakan terowongan sedalam 80 km untuk membawa semua air limbah Singapura ke tiga pabrik permunian.
Ibu Kota Negara (IKN) Baru
Sementara di Indonesia, akan berencana memindahkan ibu kota dari Provinsi DKI Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur. Pemindahan ibu kota dilakukan untuk mengurangi padat penduduk dan kondisi Jakarta yang rawan banjir.
IKN baru ini juga merupakan bagian dari rencana Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan pembangunan di luar Jawa. IKN ini menawarkan peluang besar bagi investor properti dalam jangka panjang, terutama untuk menghindari ancaman Jakarta tenggelam akibat naiknya permukaan air laut.