Jakarta, Properti Indonesia - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan menerapkan konsep bangunan hijau dan cerdas dalam pembangunan tower hunian aparatur sipil negara (ASN) dan Pertahanan dan Keamanan (Hankam) di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Direktur Jenderal Perumahan Iwan Suprijanto mengatakan, hunian untuk ASN ini didesain dengan konsep bangunan hijau dan cerdas dengan teknologi terkini juga mendukung pengurangan efek gas rumah kaca.
“Hunian ini didesain dengan konsep bangunan hijau, dan tentunya sudah dilengkapi dengan fasilitas dan meubelair lengkap di dalamnya agar para ASN bisa tinggal dengan nyaman. Jadi ASN tinggal masuk membawa pakaian dan peralatan seperlunya,” ujar Iwan Suprijanto dalam keterangannya, Sabtu (2/3).
Hunian dibangun sebanyak 47 tower dan terdiri dari 2820 unit. Unit yang akan ditempati ASN dan Hankam memiliki luas 98 m2. Masing-masing tower dibangun setinggi 12 lantai, dengan lantai 1 dan 2 digunakan untuk podium fasilitas sosial atau fasilitas umum seperti ruang bersama, toko, fitness, public space dan sebagainya. Sementara 10 lantai sisanya digunakan untuk hunian.
Setiap unit dilengkapi dengan ruang keluarga, meja makan, ruang makan, dapur, balkon, ruang laundry, kamar tidur utama, 2 kamar tidur anak dan 2 kamar mandi.
Kemudian di setiap tower juga dilengkapi akses tangga dan lift darurat, panel surya di bagian rooftop serta smart home system. Selain itu, bangunan diterapkan sistem kontrol listrik, sistem kontrol gas, sistem air bersih, dan sistem penghematan energi.
Terakhir, untuk keamanan dilengkapi dengan sistem parkir, panic button, access control, sistem CCTV, sistem darurat untuk kebakaran, dan sistem evakuasi berbasis suara.