HIMKI gelar Pameran Furnitur dan Kerajinan IFEX 2024

HIMKI gelar Pameran Furnitur dan Kerajinan IFEX 2024
(Youtube Kemenparekraf)

Jakarta, Properti Indonesia - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bekerjasama dengan Dyandra Promosindo menggelar pameran Business to Business (B2B) Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2024 pada 29 Februari - 3 Maret 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.  

Selaku asosiasi, HIMKI mengungkapkan, memasuki era transisi pemerintahan Indonesia seperti saat ini, pihaknya optimis bahwa industri mebel dan kerajinan Indonesia tetap tumbuh di tahun 2024.

“Tahun 2024 merupakan tahun transisi pemerintahan, tentunya banyak hal yang kita harapkan di pemerintahan baru saat ini, seperti dukungannya terhadap industri furnitur dan kerajinan agar tetap tumbuh dan bersaing di kancah global,” ujar Abdul Sobur, Ketua Umum HIMKI dalam keterangan resmi, Kamis (29/2). 

Menurut Abdul, terdapat beberapa negara yang telah melakukan registrasi IFEX, diantaranya Australia, China, India, Amerika Serikat, Singapura, Jepang, Malaysia, Belanda, dan Filipina. HIMKI menargetkan lebih dari 115 negara yang hadir pada pameran ini. 

"Negara-negara di Asia, Afrika, dan Timur Tengah saat ini merupakan emerging markets yang menjadi target buyers pada pameran nanti,” imbuh Abdul. 

Selain itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pameran ini merupakan salah satu langkah strategis dalam menggerakkan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

"Kita yakin bahwa furnitur kita mampu menyumbangkan nilai tambah ekonomi kreatif dan membuka peluang usaha dan lapangan kerja, khususnya di level UMKM Industri mebel dan kerajinan,” jelas Sandi dalam The Weekly Brief With Sandi Uno, Senin (26/2). 

Sebagai informasi, IFEX 2024 menempati area seluas 65.000 m2 dan diikuti lebih dari 500 peserta pameran dari dalam maupun luar negeri. IFEX 2024 menargetkan 13.000 pengunjung yang hadir selama 4 hari penyelenggaraan pameran. Terdapat berbagai macam produk terutama dari Indonesia, yakni 100 produk berbahan wooden, rotan, bambu, leather, fabrics, art and craft, dan pottery.

Tags
#Berita Properti #properti #furnitur