Jakarta, Properti Indonesia – Pengembang kota mandiri BSD City, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) akan menerbitkan penawaran umum obligasi dan sukuk ijarah sebesar Rp1 triliun. Obligasi dan sukuk ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp2,25 triliun.
Berdasarkan laporan perseroan melalui prospektus ringkas yang diterbitkan pada Jumat (1/4) lalu, perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 sebesar Rp800 miliar dan akan menerbitkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 senilai Rp200 miliar.
Adapun obligasi yang akan diterbitkan terdiri dari dua seri obligasi, yaitu Obligasi Seri A yang ditawarkan sebesar Rp547,25 miliar dengan tingkat bunga sebesar 6,75 persen per tahun, berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi. Kemudian Obligasi Seri B yang ditawarkan sebesar Rp252,75 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75 persen per tahun, berjangka waktu lima tahun sejak tanggal emisi.
“Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100 persen dari jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi. Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada 7 Juli 2022, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi ini pada 7 April 2025 untuk Seri A dan 7 April 2027 untuk Seri B,” tulis manajemen BSDE dikutip pada Rabu (6/4).
Kemudian jumlah sisa imbalan ijarah sebesar Rp200 miliar terdiri dari dua seri. Diantaranya Seri A sebesar Rp63,5 miliar dengan cicilan imbalan ijarah Rp4,28 miliar per tahun, dan Seri B sebesar Rp136,5 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp10,57 miliar per tahun.
Sementara keterangan perseroan dari Bursa Efek Idonesia (BEI) pada 10 Maret 2022, penerbitan obligasi ini akan menggunakan seluruh dana hasil penerbitan obligasi setelah dikurangi biaya untu membayar sebagian pokok utang ke Bank Mandiri. Perseroan akan menggunakan seluruh dana hasil penerbitan sukuk setelah dikurangi biaya modal kerja untuk pembiayaan atau pembangunan proyek di kawasan BSD City.
“Berdasarkan perjanjian penjaminan emisi obligasi, pihak yang bertindak sebagai manajer penjatahan untuk obligasi ini adalah PT Aldiracita Sekuritas Indonesia,” jelas manajemen BSDE.
Obligasi yang diterbitkan BSDE telah mengantongi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Maret 2022. Kemudian melakukan penawaran umum pada 4 April 2922, penjatahan pada 5 April 2022, distribusi obligasi secara elektronik pada 7 April 2022, dan akan mencatatkan obligasi di BEI pada 8 April 2022.