Developer Singapura Ini Akuisisi 17,2% Saham Anak Usaha Lippo Group

Developer Singapura Ini Akuisisi 17,2% Saham Anak Usaha Lippo Group
PT Multipolar Tbk telah bertransformasi dengan nama dan logo baru (Dok. Multipolar)

Jakarta, Properti Indonesia – PT Multipolar (MLPL) atau MPC yang merupakan anak usaha dari Grup Lippo telah menyepakati transaksi akuisisi saham oleh perusahaan properti asal Singapura, OUE Limited sebanyak 17,2 persen. Pembelian saham tersebut merupakan kepemilikan dari PT Inti Anugerah Pratama di MPC, senilai SG$ 95,6 juta atau sekitar Rp1 triliun.

“Transaksi tersebut melibatkan OUE, melalui anak perusahaan Clifford Development Pte. Ltd., memperoleh dari PT Inti Anugerah Pratama sekitar 2,52 miliar saham MLPL, mewakili sekitar 17,2 persen dari seluruh saham yang beredar,” tulis Company Secretary OUE Limited, Kelvin Chua, dalam keterangannya, dikutip Selasa (21/12).

MLPL juga mengumumkan dalam Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia(BEI), Selasa (21/12), telah melakukan penambahan modal sebesar Rp1,75 triliun yang terdiri dari obligasi yang dapat ditukarkan sebesar USD 50 juta dan peningkatan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) sebesar Rp1 triliun.

Penambahan modal didukung oleh hasil kuartal III 2021 yang baik dengan pendapatan dan laba bersih sembilan bulan pertama 2021, masing-masing sebesar Rp7,4 triliun dan Rp156 miliar, perubahan yang signifikan dari kerugian bersih Rp504 miliar pada periode yang sama tahun lalu, meskipun dengan adanya tantangan Covid.

Kemudian 3+1 tahun obligasi yang dapat ditukarkan diambil keseluruhannya oleh perusahaan keuangan Jepang yang terdaftar di bursa Tokyo dan dikenakan bunga sebesar 1% untuk tahun pertama, dan meningkat selama periode tiga tahun rata-rata 3,5%.

Selain itu, MPC akan mengadakan peningkatan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu sebesar Rp1 triliun dengan harga Rp500 per saham, setara dengan volume weighted average price (VWAP) enam bulan harga saham. Right issue tersebut akan didukung oleh entitas yang dikendalikan keluarga Riady, yaitu PT Inti Anugerah Pratama dan OUE Limited yang secara kolektif memiliki 60 persen dari perusahaan.

Transaksi tersebut memposisikan MPC sebagai perusahaan investasi utama Lippo di Indonesia dan memperkuat kerangka kepemilikan saham dan tata kelola perusahaan. Sebelumnya, GoTo yang merupakan perusahaan teknologi terbesar di Indonesia yang mencakup 2 persen dari PDB Indonesia juga memiliki 4,9 persen saham di MPC.

“Indonesia adalah kekuatan konsumen dan teknologi berikutnya di dunia. Rekam jejak kami dalam berinvestasi di Indonesia, membangun dan bekerja dengan tim manajemen yang kuat, secara unik memposisikan kami dalam mengkapitalisasi pertumbuhan di Indonesia. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan investor kepada kami dan berharap dapat terus meningkatkan nilai dari investasi kami,”  tulis CEO dan Presiden Direktur PT Multipolar Tbk Adrian Suherman.

Tags
#Berita Properti #Bisnis Properti #properti #Lippo