Cetak Biru PIK 2 Sebagai PSN: 30 Ribu Lapangan Kerja Baru dan 10 Juta Kunjungan Wisatawan per Tahun

Cetak Biru PIK 2 Sebagai PSN: 30 Ribu Lapangan Kerja Baru dan 10 Juta Kunjungan Wisatawan per Tahun
Kawasan PIK2 (PT Pantai Indah Kapuk Tbk (PANI))

Jakarta, Properti Indonesia - Pantai Indah Kapuk Dua (PIK 2) merupakan salah satu pengembangan kawasan properti di Jakarta Utara, yang terletak di tepi Pantai (tropical coastland). Kawasan ini mengusung filosofi gaya hidup yang dinamis dan modern dengan inovasi yang dikembangkan mengikuti perkembangan pasar. 

PIK 2 merupakan lanjutan usaha patungan antara Agung Sedayu Group (ASG) dan Salim Group (SG) setelah sebelumnya berhasil mengembangkan kawasan PIK 1 serta pulau reklamasi yakni Golf Island dan Ebony dengan total luas pengembangan sekitar 1.600 hektar.

Kawasan PIK 2 menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh pemerintah pada tahun 2024. Perencanaan PSN dengan kisaran luas proyek 1.755 hektar ini telah melalui beberapa kajian peruntukan, antara lain: sebagai pengembangan baru kawasan berkonsep eco-park yaitu Taman Bhineka yang akan mengusung keragamaan religi dan sikap toleransi di Indonesia.

Sebagai destinasi wisata alam kawasan ini dapat diakses oleh umum serta fasilitas penunjang yang diperlukan untuk mempermudah wisatawan untuk berkunjung termasuk hotel, restoran dan fasilitas lain yang berhubungan dengan wisata safari.

Di kawasan ini juga akan dibangun lapangan golf yang dirancang untuk mengakomodir standar 27 holes dengan skala design bertaraf internasional, wisata mangrove sebagai destinasi wisata alam berbasis pesisir pantai termasuk safari mangrove dan taman rekreasi keluarga, serta kebun binatang berhabitat mangrove.

Tak hanya itu, di PIK 2 juga akan dibangun Sirkuit internasional untuk menyasar segmen pecinta otomotif dan direncanakan racing berskala nasional dan internasional sebagai magnet untuk segmen otomotif. Adapun, pengembangan lainnya berupa ekowisata yang dapat mencakup resort bertemakan pesisir pantai, taman terbuka dan tertutup dengan target segmen wisata ekowisata.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, dikutip Rabu (27/3), perhitungan sementara total investasi dapat mencapai sekitar Rp40 triliun dan akan dibangun mulai tahun 2024 dan ditargetkan selesai pada tahun 2060. Dalam perencanaan total investasi tersebut akan difasilitasi pihak swasta dan tidak ditargetkan menggunakan APBN/APBD.

"Penetapan PIK 2 sebagai PSN menjadi tonggak baru bagi pengembang untuk lebih berdampak lebih luas sehingga bukan hanya membangun infrastruktur dan fasilitas yang diperlukan untuk hunian dan kegiatan komersial," ujar manajemen PIK 2 melalui keterbukaan informasi.

Karena itu, dengan adanya rencana ekspansi destinasi wisata pesisir pantai Tangerang Utara ini, manajemen berharap dapat menyerap lapangan kerja baru sekitar 30 ribu orang, kunjungan wisatawan baik domestik maupun asing sekitar 10 juta wisman per tahun, kontribusi kepada pendapatan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam bentuk pajak (PPn, PBB, PB1, Pph).

"Potensi investasi modal berasal dari swasta/asing yang berminat untuk menanamkan modalnya di PIK 2 PSN, pemerataan distribusi pembangunan di luar DKI Jakarta sehingga tercapai dampak sosial dan ekonomi antara lain mengurangi kesenjangan pendapatan di seluruh lapisan masyarakat, memperkecil kesenjangan antarwilayah, pemerataan infrastruktur sehingga dapat menunjang tercapainya Indonesia Emas pada tahun 2045," lanjut manajemen.

Menurut manajemen PIK 2, untuk mengakomodir potensial animo di atas diperlukan transportasi dan jalan tol yang memadai. Dan, saat ini kawasan PIK2 sedang dibangun jalan tol KATARA (Kamal Teluknaga-Rajeg) sepanjang hampir 40 KM dan diperkirakan akan mulai beroperasi dalam 1 tahun ke depan.

Tags
#Berita Properti #properti #pariwisata #Pantai Indah Kapuk