BSDE Bukukan Laba Bersih Kuartal III 2021 Sebesar Rp930,78 Miliar

BSDE Bukukan Laba Bersih Kuartal III 2021 Sebesar Rp930,78 Miliar
Ilustrasi kawasan intermoda BSD City (Dok. Sinar Mas Land Group)

Jakarta, Properti Indonesia – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan kenaikan laba bersih pada kuartal III 2021 sebesar 154,19 persen atau Rp930,78 miliar. 

 Direktur BSDE Hermawan Wijaya menyampaikan bahwa lonjakan tersebut tidak dapat dipisahkan dari kinerja penjualan unit-unit properti yang dimiliki perseroan.

“Berdasarkan hasil keuangan interim yang telah diaudit, BSDE berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk sebesar Rp930,78 miliar. Angka tersebut setara pertumbuhan 154,19% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu,” ujar Hermawan dalam siaran pers, dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (3/1).

Berdasarkan laporan keuangan di BEI, jumlah laba bersih perseroan pada periode kuartal III 2020 sebesar Rp366,17 miliar.

Adapun segmen dengan kontribusi terbesar pada pendapatan adalah penjualan tanah, bangunan, dan strata title. Segmen tsrsebut berkontribusi sebesar 80 persen atas pendapatan konsolidasi perseroan. Segmen ini mencatat penjualan sebesar Rp4,14 triliun, tumbuh 20,32 persen dibanding tahun sebelumnya yakni Rp3,44 triliun.

“Permintaan konsumen tetap tinggi atas unit-unit properti yang kami tawarkan. Baik itu tempat tinggal, komersial, maupun lahan,” jelas Hermawan.

Segmen dengan kontribusi terbesar kedua adalah segmen sewa. Segmen tersebut membukukan pendapatan Rp524,05 miliar, setara kontribusi 10%. Disusul kemudian segmen konstruksi sebesar Rp266,96 miliar, setara 5,17% terhadap total pendapatan.

Besarnya pertumbuhan pendapatan lebih besar dibandingkan dengan pertumbuhan beban pokok penjualan yakni sebesar 47,26% atau menjadi Rp1,85 triliun dari Rp1,26 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sehingga laba kotor tercatat tumbuh 9,69% menjadi Rp3,31 triliun.

Kebijakan manajemen untuk melakukan monitoring dan efisiensi biaya juga berdampak pada pertumbuhan beban usaha. Akun tersebut hanya tumbuh 0,43% menjadi Rp1,70 triliun dibandingkan tahun lalu sebesar Rp1,69 triliun. Hal ini membuat laba usaha tumbuh 21,53% menjadi Rp1,61 triliun, dibandingkan tahun lalu tercatat Rp1,33 triliun.

Pada kuartal III 2021, BSDE juga telah mengamankan cadangan lahan (landbank) seluas 3.752 hektar. Kontribusi landbank berasal dari BSD City seluas 2.128 hektar, kemudian Grand Wisata Bekasi seluas 444 hektar dan Benowo Surabaya 435 hektar.

Landbank yang dimiliki perseroan tersebar di berbagai lokasi strategis seperti Jabodetabek, Surabaya, Makassar, Palembang, Balikpapan dan Samarinda.

Perseroan juga memiliki persediaan real estat yang siap dijual senilai Rp3,43 triliun dan bangunan yang sedang dikonstruksi senilai Rp2,37 triliun.

“BSDE juga memiliki lahan yang sedang dikembangkan senilai Rp6,12 triliun. Ini merupakan katalis pertumbuhan berkelanjutan kami di masa mendatang,” imbuh Hermawan.

Selain memiliki kinerja penjualan yang solid, Posisi Kas dan setara kas Kuartal III 2021 tercatat sebesar Rp7,66 triliun dan Jumlah Aset mencapai Rp60,10 triliun.

“Kami memiliki ruang yang cukup lapang untuk memperkuat permodalan guna mengembangkan proyek-proyek baru, jika dibutuhkan,” tutup Hermawan.

Tags
#Developer #Berita Properti #properti #Sinar Mas Land #bsd city #keuangan #BSDE