5 Tahun Ke Depan, Populasi Orang Kaya Baru di Indonesia Diprediksi Tumbuh 63 Persen

5 Tahun Ke Depan, Populasi Orang Kaya Baru di Indonesia Diprediksi Tumbuh 63 Persen
Orang kaya di Indonesia diprediksi meningkat sebesar 63 persen (Ilustrasi: freepik)

Jakarta, Properti Indonesia – Jumlah Ultra High Net Worth Individuals (UHNWIs) atau individu dengan jumlah kekayaan sangat tinggi di Indonesia dalam lima tahun ke depan (2021-2026) akan mengalami pertumbuhan yang positif. Orang kaya di Indonesia ini diprediksi akan tumbuh sebesar 63 persen, berdasarkan publikasi The Wealth Report Knight Frank. 

The Wealth Report untuk wilayah Asia Pasifik mengungkapkan adanya angka pertumbuhan jumlah populasi orang kaya di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 1 persen, meskipun masih berada dalam situasi pandemi dan pemulihan ekonomi berkala.

“Berdasarkan Wealth Sizing Model yang disusun oleh Knight Frank, jumlah populasi orang kaya di Indonesia alami sedikit peningkatan yaitu sebesar 1% (yoy) di 2021,” ujar Head of Research, Knight Frank Asia Pacific, Christine Li dalam diskusi bersama Knight Frank Indonesia, Kamis (10/3).

Meskipun masih tertinggal dengan beberapa negara tetagga, Indonesia masih lebih baik jika dibandingkan dengan Malaysia dan Vietnam yang justru mengalami penurunan jumlah populasi orang-orang kaya minus 0,4 persen dan minus 1 persen di 2021.

Sementara itu, untuk jumlah populasi individu dengan jumlah kekayaan mencapai USD 1 juta ke atas atau High Net Worth Individuals (HNWI) justru menurun hingga 5% (yoy), dari sejumlah 86.651 menjadi 82.012. Untuk wilayah Asia Pasifik, jumlah populasi HNWI dan UHNWI tumbuh lebih cepat yaitu masing-masing sebesar 8,8% dan 7,5%,” jelas Christine.

Lanjutnya, prediksi pertumbuhan orang kaya di Indonesia mencapai 63 persen, terbagi sebanyak 29 persen untuk jumlah populasi UHNWI dan 38 persen untuk populasi miliarder. Angka tersebut lebih besar dari rata-rata angka pertumbuhan HNWI di dunia yaitu sebesar 52,3%, yang menempatkan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan kekayaan ketiga tercepat di Asia Tenggara.

Adapun dalam 10 tahun dari 2016 hingga 2026, Knight Frank memprediksi jumlah populasi UHNWI akan meningkat lebih dari dua kali lipat yaitu dari 348.355 menjadi 783.671 di dunia pada tahun 2026. Kawasan Asia iprediksi akan mendekati Eropa yang menduduki posisi kedua sebagai pusat populasi orang kaya terbesar di dunia.

Dalam kurun waktu tersebut, Selandia Baru juga diprediksi sebagai negara yang akan memiliki angka pertumbuhan populasi UHNWIs tertinggi di dunia, sebesar 270% dimana posisi selanjutnya diisi oleh Singapura sebesar 268% atau lebih dari 6.000 orang.

Tags
#Berita Properti #Bisnis Properti #properti #Sektor Properti #knight frank