Kemudahan Perijinan Sangat Dibutuhkan Developer Saat Ini

Kemudahan Perijinan Sangat Dibutuhkan Developer Saat Ini
Salah satu hunian tapak di Cluster the Forest (Dok. PT Intiland Development Tbk (DILD))

Jakarta, Properti Indonesia – Pemerintah kembali memperpanjang insentif pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 50 persen untuk pembelian rumah baru, untuk periode Januari hingga Juni 2022. Corporate Secretary PT Intiland Development Tbk (DILD), Theresia Rustandi, menyatakan bahwa kebijakan yang diberikan oleh pemerintah tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan sektor properti nasional. 

“Kami memberikan apresiasi terhadap insentif kebijakan yang diterbitkan pemerintah. Insentif kebijakan tersebut kami harapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan sektor properti nasional,” ujar Theresia kepada Properti Indonesia, Kamis (13/1).

Theresia Rustandi, Corporate Secretary PT Intiland Development Tbk

Theresia Rustandi

Lanjut Theresia, bentuk dukungan pemerintah terhadap sektor properti sangat baik. Namun, selain pemberian insentif PPN, aspek lain yang dibutuhkan para developer properti adalah kemudahan dari sisi perizinan. Menurutnya, langkah tersebut akan sangat membantu para pengembang untuk meningkatkan kinerja dan mempercepat rencana-rencana pengembangan properti-properti baru.

Intiland juga memproyeksikan industri properti di tahun ini akan semakin membaik dibandingkan tahun 2021. Beberapa sektor properti sejak pertengahan tahun 2021 sudah mengalami pertumbuhan, khususnya di sektor perumahan.

“Secara umum pasar konsumen sudah mulai melakukan pembelian. Insentif kebijakan pemerintah juga menjadi salah satu stimulus pertumbuhan sektor properti,” imbuhnya.

Adapun dari semua segmen properti, pada dasarnya memiliki pasarnya sendiri-sendiri seperti landed house, apartemen, kantor, dan kawasan industri. Segmen properti ini memiliki siklus masing-masing dan semua menunjukkan pertumbuhan yang positif.

“Kami melihat pasar properti secara umum relatif kondusif. Saat ini semua menunggu pasar kembali melakukan pembelian, dan tidak lagi bersikap wait and see,” tutup Theresia.

Tags
#rumah #Berita Properti #properti #intiland #residensial #Insentif #PPN