Duh, Konsumen Meikarta Digugat Rp56 Miliar

Duh, Konsumen Meikarta Digugat Rp56 Miliar
Proyek Apartemen Meikarta (Lamudi)

Jakarta, Properti Indonesia – Sejumlah konsumen Meikarta yang tergabung dalam Komunitas Peduli Konsumen Meikarta kembali mengadu atas masalah apartemen Meikarta melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi VI DPR RI dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). 

 Ketua PKPKM Aep Mulyana menjelaskan bahwa permasalahan yang dialami konsumen Meikarta adalah gagalnya serah terima unit apartemen dari pengembang PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) sejak tahun 2018-2020. Sehingga anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) ini dituntut telah melakukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Namun, konsumen Meikarta mengaku telah menerima gugatan dengan tuntutan kerugian materiil dan immateriil senilai Rp56 miliar dari PT MSU. Hal ini karena pengembang merasa dirugikan atas pemberitaan yang terkait dengan proyek Meikarta.

 “Kami merasa hak kami terabaikan, namun apa tindakan Meikarta? Mereka malah menggugat kami dengan tuntutan kerugian materiil dan immateriil dengan nominal yang fantastis. Kami dituntut balik Rp56 miliar,” ujar Aep, dikutip dari Youtube Komisi III DPR RI Channel, Selasa (17/1).

Menurutnya, gugatan tersebut masih rancu karena belum pasti ditujukan untuk perorangan konsumen atau komunitas. Gugatan tersebut bersumber dari Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Selain itu, pihak Aep sebelumnya telah diberikan surat peringatan oleh PT MSU untuk tidak melakukan unjuk rasa pada 19 Desember 2022 di Bank Nobu. Bank Nobu merupakan bank untuk para konsumen Meikarta menjadi debitur Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) melakukan cicilan.

Tags
#apartemen #Berita Properti #properti #Meikarta